Home Alone

Share this...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter

Aku sudah merantau sejak lulus SMP. Makin lama makin jarang pulang, kalau pulang pun paling sering 2-3 hari, setahun 2-3 kali. Aku bisa dibilang pendatang di rumah sendiri, tidak tahu ritme pekerjaan di rumah.

Aku yang jarang pulang diberi hadiah istimewa, keluarga yang lain ada acara di luar kota. Aku yang akan sendirian di rumah, harus melakukan beberapa pekerjaan penting yang dilakukan setiap hari, memberi makan hewan dan diriku sendiri.

KUCING

Kita mulai dari yang paling mudah, memberi makan kucing. Ada 2 kucing di rumah, cukup diberi makan dan minum saja di tempatnya. Kalau kosong tinggal diisi ulang. Easy.

Ayam

Makanan ayam tidak langsung jadi seperti makanan kucing, perlu proses. Rebus 1 porsi nasi aking sampai mendidih, lalu cuci nasi. Katanya sih agar kotoran dan jamurnya gak dimakan ayam. Campurkan seporsi katul dengan nasi tersebut, aduk merata. Voila, makanan ayam siap disajikan.

Ikan Lele

Ini juga gampang. Dua takar makanan ikan lele dimasukkan ke dalam kolam ikan lele. Cuma ada 1 kolam. Selesai.

Ikan Gurami

Nah ini yang agak tricky. Ada 3 kolam dengan 3 porsi makanan yang berbeda. Kolam 1 cukup 2 gelas, kolam 2 harus 2,5 gelas, dan kolam terakhir 2 gelas lebih dikit. Mana yang kolam mana? Setelah berpikir sejenak, lebih baik setiap kolam 2,25 gelas saja.

Ada instruksi tambahan ketika memberi makan ikan (dan ayam). Kalau hujan, jangan diberi makan. Ikan-ikan ini peka, entah dengan suara atau gangguan di permukaan air, jadi mereka langsung muncul ke permukaan ketika saya melemparkan makanan. Kalau hujan, mereka sepertinya tidak bisa membedakan kalau itu jam makan.

Yang kedua, ikan-ikan ini ganas. Kalau diberi makan, harus diawasi karena ada kemungkinan mereka lompat keluar kolam. Ikan gurami tidak bisa bernapas  di luar air, jadi kalau tidak dibantu, kemungkinan mereka bertahan hidup (sampai siap digoreng) akan kecil.

Yang ketiga, harus memastikan kucing tidak berenang di kolam. Kucingku belum diajari berenang jadi perlu bantuan untuk bisa kembali ke darat.

Ternyata ada tambahan hal yang perlu diperhatikan. Ada kemungkinan ayam mencoba berenang. Mereka juga perlu diselamatkan. Katanya sih sudah ada 1 ayam yang mencoba belajar berenang dan gagal. Yang ini kebetulan bisa aku selamatkan.

Aku

Ini yang paling susah sih. Aku jarang nyari makan sendiri. Butuh satu jam berkendara keliling Solo Baru dan Solo baru menemukan tempat makan. Itu juga karena sudah terlalu lapar dan bingung mau makan apa, jadi seadanya saja. Memang kadang lebih gampang mengikuti perintah orang daripada harus mikir sendiri.

Share this...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *